Sabtu, 23 Maret 2013

HANTU HUTAN YANG MENJADI MITOS DI TUANA TUHA



Bengsi
  Bengsi merupakan sosok hantu wanita yang konon menurut cerita orang tua zaman dulu merupakan hantu yang berdiam dalam hutan-hutan tertentu.Ada pun asal-muasalnya makhluk ini adalah manusia biasa yang meninggal dalam keadaan masih hamil,dikubur dalam hutan tanpa nisan dari suku-suku yang memang berdiam dalam hutan.Mereka sebelumnya hidup primitif dan tak mengenal agama.Tidak semua orang yang meninggal dalam keadaan hamil jadi bengsi,peristiwa semacam itu hanya terjadi pada zaman dulu.Jenis hantu bengsi memangsa manusia dengan cara mencabik-cabik lalu mengisap darah korbannya.Hantu Bengsi masih ada hingga kini dihutan-hutan pedalaman yang jarang dijamah manusia.Penggambaran sosok bengsi seperti wanita telanjang yang membawa bayi.Anehnya bayi itu tidak digendong,melainkan masih melekat di rahimnya dengan tali pusat yang menempel pada bayi itu..
 
  Jika bertemu manusia,maka bayi itu akan dicabut lalu dilemparkannya.Bila mengenai sasaran/tubuh korbannya maka bayi itu akan lengket dan berpegangan dengan sangat kuat,hingga tak bisa dilepaskan.Saat itulah si ibu (bengsi) akan menarik korbannya dengan tali pusat yang berfungsi sebagai tali tadi,lalu memangsanya.
 
 Berbeda dengan hantu-hantu pada umumnya,kemunculan makhluk ini tak mengenal siang atau malam.Beberapa saksi yang pernah bertemu langsung atau hanya sekedar mendengar cekikikan tawanya lebih sering terjadi pada siang hari.Tidak semua orang yang masuk hutan biasanya bertemu bengsi,hanya orang-orang yang bernasib sial atau memang sengaja menantang/berlagak angkuh atau melanggar pantangan.
 
 Menurut cerita bila kita masuk hutan lalu ketemu darah-darah yang berceceran diatas daun kering merupakan tanda  bahwa bengsi ada disekitar tempat itu.Sebagaimana layaknya orang yang baru melahirkan kemana pun pergi darah pastinya akan menetes dan berceceran.Bengsi akan sangat malu jika ada manusia yang melihat darahnya itu.Untuk keamanan bila kita kebetulan menemukan darah tersebut segera menutupinya dengan daun.Bagi yang membiarkan maka orang itu pasti akan jadi korbannya.Selain itu juga keberadaan bengsi dapat di ketahui dari suara tawa melengking seperti wanita menjerit.Itu semua merupakan peringatan agar kita tidak melanjutkan perjalanan lebih jauh kedalam hutan tersebut,karena merupakan daerah kekuasaanya.
 
 Konon orang-orang tua zaman dulu jika akan memasuki hutan selalu membawa rokok dan api,atau buah kemiri sebagai perlindungan jika ketemu dengan makhluk tersebut.Adapun fungsinya api dan rokok merupakan barang yang ditakuti bengsi,karena orang yang sedang merokok bagi bengsi seperti orang yang memakan api,sehingga ia akan menjauh pergi.Lain halnya dengan buah kemiri,bila kebetulan kepergok bertemu bengsi dan tidak ada kesempatan melarikan diri maka langkah terakhir adalah melemparkan buah tersebut kearah bengsi.Bengsi akan sangat senang dan akan bermain main dengan buah itu,bengsi sendiri menganggap kemiri bukan sebagai buah,tetapi terkesan merupakan buah pelir laki-laki.Saat bengsi sedang asyik bermain itulah kesempatan bagi seseorang untuk kabur.

Cerita yang menarik dari dari almarhum nenekku,.
“Suatu ketika ada orang tua yang akan mengambil rotan dalam hutan.Letaknya cukup jauh dari perkampungan.Saat memasuki jauh kedalam hutan orang tua tersebut menemukan darah-darah yang berceceran didaun-daun kering,namun ia membiarkanya saja.Beberapa saat kemudian terdengar olehnya suara tawa cekikikan yang nyaring.Tak berapa lama makhluk itu muncul tidak jauh dari hadapannya.Karena sangat takut maka orang tua itu pun memalingkan badan untuk berlari,namun kalah cepat dengan bengsi yang sudah menarik bayi dari kemaluanya dan melemparkan kearah orang tua tersebut.Beruntung lemparan tersebut mendarat pada BERANGKA (keranjang rotan sikut) yang dibawa oleh tua tadi dan melekat dengan sangat kuat.Terjadilah tarik menarik antara bengsi dan orang tua itu.Karena kewalahan akhirnya orang tua itu melepaskan berangkanya.Karena sangat kuatnya tarikan,bayi  dan berangka itu bersamaan terlempar kedalam sungai kecil,tenggelam didalam air.Si ibu berusaha menariknya namun bayi itu keburu m
 Dari cerita tersebut dapat kita simpulkan bahwa bengsi mungkin adalah sejenis makhluk hidup yang juga membutuhkan udara untuk bernapas dan bisa dibunuh,.Makhluk itu satu nyawa dengan bayinya,jika salah satu mati,maka yang lain juga akan mati,..






Hantu Besar

   Hantu besar adalah sebutan warga Tuana Tuha untuk jenis hantu yang berdiam didalam hutan yang ukuran tubuhnya tinggi dan sangat besar.Dalam bahasa tuana kata “besar” berarti “sangat besar”,sdangkan untuk menyebut sesuatu dengan ukuran besar normal biasanya disebut “pore” yang artinya “besar” saja.



  Hantu besar digambarkan sebagai sosok yang menyeramkan,dengan tubuhnya berbulu lebat seperti orang utan,mempunyai 2 buah taring dimulutnya.Selain itu hantu besar juga memakan manusia.Hantu besar merupakan jenis hantu yang dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan,misalnya ketika berada dihutan belantara yang ditumbuhi pohon-pohan tinggi,maka hantu besar akan setinggi pohon-pohon itu,namun jika berada disemak belukar,maka ia persis seperti tinggi manusia biasa.Hantu besar juga dapat berubah rupa seperti pohon,orang tua,bahkan anak kecil.

  

  Tidak setiap hutan ada hantu besarnya,dan juga tidak semua orang dapat bertemu dengan hantu besar itu.Hantu besar umumnya tinggal pada hutan lebat yang belum pernah terbakar.Ada pun orang-orang yang bertemu hantu besar,bisa karena sial atau  hanya karena mereka melanggar pantangan,misalnya bersiul dalam hutan,atau memang sengaja menyebut-nyebut hantu besar.

  Menurut cerita orang kemunculan hantu besar lebih sering pada malam hari,atau menjelang sore hari.Bila didalam hutan tiba-tiba tercium bau seperti pohon lapuk terbakar,sedangkan kita tak melihat adanya asap atau api,berarti disekitar tempat itu ada hantu besar.Kedatangannya sering kali tak terduga,dan tiba-tiba saja berdiri melangkahi kita.Apabila kita melanggar pantangan biasanya kedatangannya ditandai suasana lengang,tak ada suara-suara binatang,lalu terdengar  suara seperti pohon-pohon roboh.Dalam sekejap saja sesuatu yang hitam,tinggi dan berbulu akan berdiri diatas kita.

  Hantu besar paling takut dengan api.Oleh karena itu orang-orang tua zaman dulu kalau masuk dalam hutan tidak lupa membawa rokok dan api.Ada juga mantra tertentu yang biasanya digunakan untuk mengusir hantu besar.




       Banyak cerita yang berkembang dimasyarakat tentang keberadaan hantu besar ini.Dan berikut merupakan salah satu cerita dari ibuku.
    
   “Diceritakan pada suatu sore seorang kakek pulang dari memeriksa perangkap ikan berupa bubu disebuah rawa yang luas,saat itu musim air surut,sehingga perahu kecilnya seringkali susah didayung Karena harus melewati lumpur yang sedikit airnya,terpaksa perahu kayu itu pun ditarik dengan susah payah.

   Ketika suasana hampir gelap tercium bau seperti batang pohon lapuk yang terbakar,dalam sesaat telah berada didepan orang tua itu seorang anak kecil.Sebagai orang yang sudah tua,si kakek dapat menduga dalam hati bahwa yang dihadapannya bukan manusia biasa,melainkan hantu besar,dan mustahil juga ada anak kecil di rawa-rawa yang jauh dari kampung itu pada sore hari,namun demikian si kakek berusaha tenang,tidak perduli dan tetap menarik perahu kecinya.Sampai akhirnya anak kecil itu menawarkan diri untuk membantu si kakek menarik perahunya,si kakek hanya mengangguk.
    
   Tanpa banyak bicara lagi anak kecil itu menarik perahu dengan sangat kuatnya hingga perahu itu seakan melesat melewati tanah berlumpur hingga sampai ditempat yang diinginkan si kakek.Semakin yakinlah si kakek bahwa anak kecil itu adalah hantu besar.Ketika si kakek memasukkan beberapa ekor ikan untuk dibawa pulang tak lupa dia menawarkan pada anak kecil itu,si anak tadi menggeleng lalu berbicara,”kek bolehkah saya mengemut kepala kakek yang gundul ini,sejak tadi saya pengen,kelihatannya manis sekali”katanya sambil sesekali lidahnya keluar.Sikakek terperanjat dan ketakutan.Mulailah si kakek mengeluarkan rokoknya,lalu berkata “boleh saja,tapi kakek mau merokok dulu,setelah selesai silakan kau kulum kepala kakek”

   Dengan sedikit gemetar sikakek menyulut rokoknya dengan api,menghisap asapnya dengan santai.Melihat semua itu anak kecil tersebut terperangah,mulai mundur…”wahhhh kakek hebat sekali berani makan api tapi tak terbakar”,katanya sambil berlari menjauh,.

Saat itu si kakek dapat menyaksikan dengan jelas makhluk tersebut berlari seakan tidak kelihatan karena sangat cepatnya,namun padang rumput yang dilewatinya anak kecil itu seperti tergusur.Ketika mencapai pepohonan,terdengar seperti suara dahan-dahan patah dan pohon tumbang dikejauhan.Seakan dilewati sesuatu yang  amat besar”.



   Pesan dari orang tua zaman dulu bahwa kalau kita ke hutan harus membawa api,karena hantu-hantu yang ada dalam hutan paling takut dengan nyala api.Kalau kita pikir-pikir ada benarnya juga masuk hutan membawa api,karena dalam hutan banyak bintang buas dan nyamuk,makhluk-makhluk itu juga akan menjauh bila ada asap atau api..





Hantu Belau

Hantu belau atau disebut “Belau” saja,oleh orang Tuana Tuha,termasuk jenis hantu hutan.Belau bukanlah hantu pemangsa manusia.Belau senang bermain-main dipinggir sungai atau rawa sambil mencari ikan sebagai makanan pokoknya.Menurut cerita belau senang mandi sambil bermain-main air layaknya anak kecil.Oleh karena itu bila kita menemukan jejak kaki di pinggir sungai berpasir atau rawa-rawa yang berlumpur seperti kaki anak-anak,maka dapat dipastikan itu adalah jejak kaki belau.Apalagi jari-jari kakinya hanya ada empat saja.Tidak seperti manusia betis belau menghadap kebelakang.



Dari penelusuran penulis pada cerita orang tua-tua,Belau adalah hantu nakal yang kerjanya menyesatkan manusia jika berada dalam hutan.Hingga saat ini dipercaya warga hantu belau masih ada dihutan-hutan pedalaman.Wujud belau sebenarnya seperti anak kecil berumur 5 tahun namun mempunyai wajah seperti orang yang sudah tua dengan rambut berwarna merah.Makhluk ini ada yang sendirian,ada juga yang berkelompok.Biasanya ia mempunyai banyak teman bermain sesamanya.Terdiri atas laki-laki dan perempuan layaknya manusia.Oleh karena itu ada yang menyebut belau ini sebagai jenis manusia kerdil(kurcaci).Namun demikian Belau dapat merubah wujud seperti manusia biasa.Untuk membedakannya dari manusia biasa dapat dilihat dari garis dibawah hidungnya.Bila tidak punya garis selayaknya manusia,itu berarti hantu belau.Hal inilah yang sering membuat orang tertipu karena belau dapat menyerupai orang-orang yang kita kenal.Lalu mengajak untuk masuk jauh kedalam hutan hingga orang yang diajak benar-benar tersesat.

Apalagi kalau si orang tersebut memang tersesat maka akan tambah disesatkan kearah berlawanan dari asal datangnya.Sering belau ini meniru suara seseorang dengan menyahuti jika orang yang tersesat memanggil-manggil nama temannya yang terpisah.Makin sering memanggil dan berteriak,belau pun makin sering menyahut seakan meminta agar menyusuri arah suara,sehingga orang yang tersesat tambah sesat dan berhari-hari berputar ditempat itu-itu juga.

Tidak hanya didalam hutan,belau juga bisa menyesatkan orang yang ada diperkampungan,korbannya kebanyakan anak kecil.Biasanya belau akan berubah wujud menjadi ayah,ibu,kakak,adik,atau orang yang dikenal oleh si anak.Lalu ia akan mengajak anak tersebut untuk masuk dalam hutan.Biasanya kejadian semacam ini terjadi pada sore hari.Si anak akan dibujuk masuk hutan dengan alasan mencari burung atau buah.Setelah masuk jauh dalam hutan sampai malam belau tidak akan mengantarnya pulang,tetapi meninggalnya sendirian disebuah pokok pohon besar sampai si korban ditemukan orang-orang yang mencarinya.Entah mana yang benar,Cerita lain menyebutkan,korban sebenarnya dikembalikan oleh belau,tapi disembunyikan dibalik pintu,dikolong tangga atau tempat tersembunyi lainnya.Korban yang ditemukan dari “penculikan” belau sering kali seperti orang yang kehilangan kesadaran.Dalam beberapa saat ia tidak mengenali orang tua mau pun saudara-saudaranya,dan sangat ketakutan.Seluruh tubuh korban penuh dengan lendir yang konon merupakan jilatan belau.Jari-jari tangannya seperti dianyam,namun dapat dikembalikan seperti mula setelah di rendam dengan air hangat.Bila dalam 3 hari orang yang disembunyikan tidak ditemukan maka akan selamanya hilang dibawa belau kealamnya.Oleh karena itu hingga sekarang orang tua menakut-nakuti anaknya agar tidak bermain-main pada sore hari saat keadaan remang-remang,khawatir dilarikan atau disembunyikan  belau kedalam hutan.


Sebuah cerita dari ibuku tentang korban yang pernah di culik belau….
“Suatu sore seorang anak kecil bermain petak sembunyi (petak umpet) dengan teman-temannya.Keadaan waktu itu sudah hampir gelap.Ketika permainan berakhir anak-anak pun pulang kerumah masing-masing.Ketika itu seorang ibu panik karena anaknya hilang entah kemana.Semua teman sepermainannya pun ditanyai.Salah satu anak berkata bahwa ia melihat anak tersebut setelah selesai bermain diajak kakaknya kehutan.Anehnya si kakak yang dimaksud saat itu masih ada dirumah.

Beberapa warga yang ikut dalam pencarian itu memperkirakan bahwa si anak kemungkinan besar dibawa pergi oleh belau.Akhirnya pencarian kedalam hutan pun dilakukan oleh keluarga anak tersebut bersama warga lain.Semalam suntuk mereka mencari keberadaan si anak.Mereka berteriak didalam hutan malam itu sambil memanggil-manggil namanya.Namun sampai jauh kedalam hutan tidak ada jawaban juga.Bahkan sampai pagi hari pencarian itu dilakukan,tidak juga membuahkan hasil.Walau masih dalam suasana sedih kehilangan pencarian pun dihentikan.

Karena masih belum puas juga pihak keluarga si anak pun melakukan pencarian sendiri.Sampai tengah hari si anak tidak ditemukan.Akhirnya tanpa sengaja dengan terkejut ibu dari si anak menemukan anaknya itu dibalik pintu.Tubuhnya kotor,berlendir dan gemetar menggigil ketakutan.Bahkan ayah dan ibunya sendiri pun tak dikenalinya.Ramailah orang-orang berdatangan.Tak ketinggalan juga dukun kampung.Oleh dukun kampung itu si anak dimandikan air hangat untuk menghilangkan lendir ditubuhnya.Kemudian dibacakan mantra-mantra tertentu hingga si anak benar-benar sadar.
Setelah sadar si anak menceritakan bahwa kemarin sore ia diajak oleh kakaknya untuk mengambil buah dihutan.Setelah itu ia tidak ingat apa-apa lagi.

Menurut tetua kampung saat itu bahwa yang menyerupai kakak dari si anak tersebut diyakini sebagai hantu Belau.Masih menurut cerita mereka,apa yang dilakukan belau itu umumnya “terbalik”.Dalam arti Korban seperti dibawa kedalam hutan,padahal tidak.Biasanya korban hanya disembunyikan di balik pintu,lemari,kolong tempat tidur atau dibawah tangga rumah…


Nb:
Penulis menyadari sepenuhnya tidak bisa menjamin kebenaran cerita ini karena ada banyak versi yang berkembang.Percaya atau tidak,yang pasti cerita semacam ini sejak zaman dahulu sudah ada ditengah-tengah masyarakat pedalaman,dan diturunkan dari generasi kegenerasi berikutnya.
Tentang kapan waktunya,penulis tidak tahu,..


 


Senin, 21 Januari 2013

PUISI GALAU

Recycle

Senja ini tak ku temukan jingga menggantung di langitku
Semua terlihat gelap tanpa cahaya
Hanya akan gerimis dan gerimis lagi..

Gundahku belum usai
Rasaku belum sirna
Meski waktu telah berlalu
Meski hari telah berganti

mungkin ini yang terbaik buat kita
Lebih baik kita tak saling menyapa
Jika hanya menambah luka
Kan ku hias senja ini dengan kisah cinta kita
Tuk menjadi Sebuah KENANGAN saja..




RECYCLE
Sepeninggalnya malam, Aku terbangun dari
mimpi panjang tentang indahnya hidup
bersamamu…, dan ku tersadar , Cerita itu
hanyalah mimpi. Dinda ku…,
Bahagia ini menyertai selalu hari-harimu
bersamanya, Kau telah kembali menyatu,
memadu kasih sayang , merajut rindumu
yang sudah lama usang. Menjalin asa yang
pernah terputus Oleh waktu. Aku Gembira melihat kamu dengannya,
Bukan karena aku tak mencintaimu, tapi…,
karena kau tahu Cinta tidaklah harus
memiliki. Cinta kita adalah anugrah dari
NYA.
Tak pernah aku pungkiri… ,hadirmu disisi ku waktu itu, tidaklah kebetulan, atau hanya
sebuah pelarian Cinta darimu, Kau sangat
berarti untuk ku, Namun…,
Masih ada segumpal hati yang lebih
membutuhkanmu, mencintaimu,
menyayangimu, dengan segenap jiwa
raganya.
Aku mengalah.., Bukan untuk kebahagiaannya,
Aku mundur…, Karena besarnya cinta ku
kepadamu.
Aku Tahu…, Sebagian hatimu masih terbagi
Aku tak mau.., Keraguan itu membunuh
cintamu. Dinda sayang…, Peluk cintamu ,masih membekas di segenap
sendi-sendi disekujur tubuhku. Itu tidaklah
jadi pengganggu kehidupanku. bahkan itu
merupakan hadiah yang sangat berharga
darimu. karena Aku tahu Cintamu padaku
tidaklah semu, dan tidak sebatas ucap dibibir manis mu itu. Dinda sayang..,
Berbahagialah bersamanya, Temani dirinya
mengarungi kehidupan ini, aku Ikhlas
melepasmu, Bukan karena aku Tidak
mencintai namun.., karena besarnya cinta
ini padamu...



 RECYCLE

Di kenangan itu..
Gerimis menuntun hati
Mencarimu di tiap-tiap malam
menjumpai kesendirian

Di kenangan itu..
Angin masih menyimpan semua tentang kita
Menyimpan apa yang bernama cinta

Bila rindu..
Apa aku masih sanggup menulis namamu?

Bila rindu..
Apa aku masih bisa menemukanmu?
Di warna waktu yang beranjak pudar
Di lingkar kerinduan yang tertahan
Segalanya telah berubah........



 RECYCLE

Di kenangan itu..
Gerimis menuntun hati
Mencarimu di tiap-tiap malam
menjumpai kesendirian

Di kenangan itu..
Angin masih menyimpan semua tentang kita
Menyimpan apa yang bernama cinta

Bila rindu..
Apa aku masih sanggup menulis namamu?

Bila rindu..
Apa aku masih bisa menemukanmu?
Di warna waktu yang beranjak pudar
Di lingkar kerinduan yang tertahan
Segalanya telah berubah........



 RECYCLE

Kemana sambungan cerita ini akan berakhir?
Kelak seperti apa gubahan simponi harapanku?
Sahdukah nada nada hidupku?
Implementator dari elemen energiku telah memudar
Berlubang dan kusam...
Menjadi lemah dan semakin rentan
Bertambah redup dan kian samar terkikis lelah

Syahdan waktu tetap merangkak pasti
Detik - detik ajal kian dekat
Sementara berat pikulan dosa menjerat usia
Menancapkan kuku dan racun
Aku berjuang membasuh laknat
Mengikis sesal dengan do'a
Mengganti kutuk dengan sisa waktu
Menundukan anarki hati dan ego
Menabung kebajikan setetes demi setetes
Menambal pintu neraka selapis demi selapis
Menghalau bujuk rayu nikmat dunia selangkah demi selangkah
Mengubur bangkai nista masa lalu seteguh hati
Menatap dunia baru dan mengisinya dengan tinta harapan bersamamu..



 Recycle

senja telah sekian jam yg lalu menyapa...
ingatku kala itu bbulan purnama tak penuh diatas sana..
terpantul di telaga kecil dimana aku menerbangkan putik rumput liar diatas bebatuan...
hanya suara air terjun kecil didepanku bersahutan dengan serangga terdengar bersenandung bersama hatiku yang gulana...
ranting yang sedih,memberiku puisi derak dahan disela sela semilir angin yang mencuri pandang...
pada lukisan rindu dalam lamunanku...
sejuk air telaga menghibur anganku yang terlalu hening untuk disapa...
semakin tinggi asaku terbang kelangit malam yang sepi...
sedalam itu pula aku tenggelam dalam gulana kerinduan...
kupeluk dua kakiku...
menatap langit berjuta bintang...
menahan dingin kabut tipis...
membunuh sepi...
menangisi hari bertemu yang semakin jauh dari anganku...
"antara ketukan hati dan debar kabut tipis simponi senja yang aggung oleh orkestra serangga di panggung malam saatku berikan semangat hidupku yang terakir pada bisikan rindu untukmu sebelum napasku lepas selamanya"
tak peduli tubuhku hancur..
aku tetep sayang padamu..

#collective kiss imagine,if life so short



 HANYA DIAM
MENATAP SISA BUTIRAN HUJAN
GERIMIS YANG MEMBUATKU GAMANG
DAN UAP DARI TANAH LEMBAB
SEDIKIT EKOR PELANGI DIANTARA BEBATUAN
BIAS INDAH DIBATAS SENJA
AKU HANYA DIAM
DIBAYANG BAYANG PEPOHONAN YANG MEMANJANG
DIBAWAH LANGIT YANG REDUP
MENENGADAH MENGAMATI AWAN SENDU BER-ARAKAN
MEMELUK DUA KAKIKU
SENDIRI MENIKMATI SEJUK
DAHAN DAHAN YANG BASAH
KEMBALI NAKAL
MEMERCIKI WAJAHKU YANG MENENGADAH
DARI DAUNYA YANG DIBELAI ANGIN PULANG KE UFUK
MENYADARKANKU DARI LAMUNAN
SEBELUM BERANJAK MENINGGALKAN SUASANA INI
MASIH SEMPAT KULUKIS WAJAHMU DIPERMUKAAN AIR
DI GENANGAN KECIL YANG BENING
BERCERMIN DAN MENGHIBUR DIRI
DI TEMPAT RAHASIA KITA
DI SENJA YANG HENING... DAN TERAMAT SUNYI…

***Aku rindu tepukan hangat dipundakku, senyum manja dan tawa canda, kerling mata, desah nafas dipelukanku, cerita cerita ringan diantara waktu menunggu gundah mereda***

=====( i )====( m i s s )====( u )=====setidaknya aku telah mencoba untuk jujur..

#if life so short



 (RECYCLE)

Aku mengukir garis lengkung di bibirmu
Isyaratkan rona2 hati merah muda…
Begitu lembut membelai jantungku..
Seperti ketika kehidupan berikan nyaman di waktuku..

Aku mengukir tanya di benakku..
Isyaratkan pikir yang menuntut kepastian..
Mendesak hebat menyesakkan dadaku
Seperti ketika awan gelap curahkan hujan…

Wahai kau sebuah makna..
Berikan setitik terang tuk langkahku…
Ketika ku ingin menggapaimu..
Dan berbisik..aku mencintaimu tanpa syarat..

*__*




 RECYCLE

Pertama setelah sudah...
sebuah tautan antara ketukan hati dan paparan kenangan dibelakang sadar
terhubung halus kuat dan sempurna di hari - hariku
terwujud sebagai guratan - guratan indah
menjadi tabir maya, lindungi aku yang menjadi kuat untuk menunggu

adalah suatu ketika dalam rindu yang tak bertepi
mengais sadar yang telah miskin diujung malam
mencumbumu dalam khayalan
memelukmu dengan do`a dan harapan

wahai desah halus yang kujaga
telah kubunuh satu lagi hariku yang kejam

wahai semua alasan hidupku
telah kumenangkan satu hari lagi saat menunggumu

wahai pengingat nafasku
telah selesai satu hari lagi siksa rindumu untukku

"akan kumenangkan seluruh pertempuran rinduku saat menunggumu,.
kan kau saksikan pusara dan nisan ratusan hari yang kubantai..
walau tubuhku harus luka, busuk dan hancur..
tanpa sangkaan mendalam..
tlah kulumatkan semua rindu dendam tanpa berfikir!!

#collective kiss imaginelife so short



 RECYCLE

Di atas sana
Di bawah sini
Di kanan
Dan di kiri

Rasanya ada semua
Berputar di sekeliling
Menusuk dari segala penjuru
Ialah desah nafas rindumu

Engkau memanahku
Dengan bara api asmara
Yang sangat panas
Oleh cinta dan luka

Dan aku hanya diam !
Kala benang-benang perak ter-rajut
Perlahan menggoda
Perlahan memikat

Kini, kutanyakan engkau
Wahai sang pemilik rindu
Tebarkanlah sekali lagi
Dan isyaratkan padaku
"bahwa kamu memang ada untukku"

@REPOST FROM PGC@
#galau 226,up to 7,2 Mbps



 RECYCLE

Remang petang menuntunku ke danau kelam
Yang hanya sendiri menghitung tarian waktu
Ada segurat senyum pun tak mampu terbaca
Diantara gelimang luka di balik kaca rembulan

Serepih janji itu terserak
Dan membawaku hanyut
Ke dalam jejak kenangan

Memelodikan tembang rindu
Teriring dayuan angin
Yang kian membawa pilu
Dan menusuk relung dikalbu....

Ahhhh...
Aku tak bisa berhenti memikirkanmu..
Aku terdampar...
Lagi-lagi memeluk sepi
Yang hanya sendiri...
Menyulam serpihan mimpi...

@REPOST FROM PGC



 Recycle

Kini senja pun berhias gelap pekat
Kala rintik hujan mereda
Sebelum lambaikan waktu
Menuju peraduan malam

Sungguh indah!
Dan amat sangat indah
Nuansa di penghujung biru
Obati nestapa rindu

Jemari pena pun menari
Melukis indah suasana hati..
Diantara setiap bait puisi,..

Aku bahagia...
Sepercik tintaku ada namamu
Menari-nari di antara goresan pena

akankah selamanya kau temani daku????



 Recycle

Engkau salah menduga
mungkin saja kalimat ku hanyalan belaka
untuk sebuah hati yang terluka...

Kucurahkan semua ini dalam
renungan hati
Ku simpan bait-bait renungan ini
dalam memori kesedihan
Yang selama ini slalu
menghantuiku

Rasa ini tak karuan bila rindu
memanggilku
Dan berharap kehadiran bayang wajahMU
Walau hati tlah berjanji
Dalam lafazkan takkan lagi
menyebut namaMU

kini engkau dalam aksara kata
tanganku tak mampu tuk diam ……..
menulis dan merangkai kata
menjadikan tarian jiwa sekata..

Kau aggap celoteh ku hanya semu
yang tak berbaju
dan telanjang dada

Kata jiwa hati yang tak bermakna
menuliskan nada kata
dari duta hati ku

Walau engkau tak trima
namun aku tetap menulis
untuk sejuta syair yang tak pernah berakhir…………..

#231,up to 7,2 Mbps




 Recycle

Disini…..
Aku masih memanggang rindu ini..
Diantara ranting-ranting kering
dan dedaunan pada pohon-pohon tua..
Serta sepi angin sore itu
mengantarkan burung pulang.

Sempat terbersit sepenggal harap.
Pada burung yang membawa kabar rinduku terbang.
Dan memajangnya di ujung langit.
Di bawah naungan mega biru.
Agar kau mengerti.
Rinduku padamu demikian dalam.

Namun….
Ada terselip rasa cemas
saat waktu terus menghabiskan sepiku.
Hingga rindu ini menghujat pada janji
kapan semua ini akan berakhir….?

Sekarangpun aku telah sampai
diujung batas penantianku.
Ingin kudekap bayangmu terakhir kali,.
sekalian ucapkan selamat
tinggal dan biarkan rasa ini
kan kubawa pergi jauh darimu..

#repost from pgc,.
#galau 231.up to 3,5 Mbps



 Dia tak ubahnya sosok yang lalu hempaskan jiwaku ke dalam ruang duka,.
disitulah aku sekarang ini,
tak ada cahaya kebahagiaan menemaniku,
debu lara yang ada di sekelilingku.

Kehidupan yang di dendangkan..
mengisahkan keprihatinan hidupku,..
adalah keputus asaan dan kerinduan akan kebahagiaan.

Kuraba sesuatu yang tampak dan kurasakan..
bilamana mereka menghampiri dan mengajak jiwaku menikmati keindahan sesungguhnya,
bermain dengan kebahagiaan dan senyuman,
menari bersama keriangan pun tak pernah bisa kudapati,

Hanya ada kesakitan yang jauh lebih tragis dari sebelumnya...
dan kapan aku bisa menyaksikan dan merasakan keadaan yang lebih baik bila tanpamu?
dan seandainya bisa ku memohon.....
Enyahlah luka.....

when september ends....'12
#galau 232



 RECYCLE

Kutak akan pernah mencoba
mengungkapkan sedalam apa,
tentang rasa yang kupunyai.
mungkin hatimu tlah cukup dewasa.

Dalamnya samudra yang terdalam,
bukan tolak ukur sedalam itu
cinta yang kusuguhkan tukmu.
juga tidak dengan tingginya langit.

Kuinsan biasa lemah tak berdaya,
tak sekokoh bebatuan karang.
Tetap tegar bertumpu meskipun
menggunung ombak menerjang.

Ku takkan mampu seperti itu,
takkan mampu..

Akan tetapi...
Kuingin belajar seperti mereka,
menjaga setiaku berdiri tegak,
dan menyimpan hatimu dihatiku.
Hingga CERITA DUNIA SELESAI..

@repost from pgc




 RECYCLE

Jika suatu saat nanti,
kau pergi jauh dariku
Jangan takut memberi tahuku
Aku berjanji, tak akan menghalangimu,

Jika suatu hari nanti,
kau menanggis pilu
Panggil lah aku,
memang aku tidak bisa
membuatmu tertawa,
Tapi kita bisa menanggis bersama,

Dan jika suatu hari nanti,
kau tak mau lagi kutegur..
Aku berjanji akan diam seribu bahasa,
tanpa ada rasa memaksamu,

Tapi...
Jika suatu hari nanti kau merindukan aku,
datanglah kepadaku,
di tempat yang sama dan dengan rasa yang sama aku selalu ada untukmu,.

@REPOST FROM PGC
#GALAU 235..




 Recyle

Hari ini..
Aku masih sama seperti pertama kau kenal,
Rasaku tak ada yg brubah tentangmu,
Slalu indah dan bersemi di hati kala bercanda,

Besok...
Tentunya rasaku akan bertambah.
Seiring perputaran waktu yg bergairah.
Hasratku bergelora dengan sentuhan dan manjamu.

Lusa...
Tak usah kau ragu tentang aku
Cukup rasakan, tak perlu diungkapkan
karena diam itu sangatlah indah,

so, dont mistake about me

Salam manis buat yang baca..

@repost pgc present



 Bila suatu waktu..
Kuberanjak dari kehidupanmu,
Itu bukan berarti ku tak menyayangimu,
Justru karena ku tak mahu,kau menderita bersamaku,

Ku tahu ku insan hina, Yang tak berharta
Dan juga bertahta
Kutakut kau tersiksa..
Karena ku tak bisa buatmu bahagia,

Bila suatu masa..
Ku terpaksa meninggalkanmu,
Bukan berarti ku tak cinta,
Tapi karena ku rak rela,
Lihat dirimu dalam kesedihan,

Kusadar siapa diriku..
Mungkin...Hanya seonggok benalu dalam hidupmu,
Ku tak ikhlas liat air mata dipipimu,
Menetes di saat kau lihat penderitaanku,

Biarlah kusendiri..
Yang rasakan perihnya derita ini
Ku tak mahu kau ikut rasakan semua ini
Karena dirimu begitu berarti
Ku tak mahu hidupmu terdampar tanpa arti

Satu yang harus kau tahu..
Bahwa cintamu tak pernah mati di jiwaku,
Selalu hidup dalam degup nadiku,
Selalu bernyanyi dalam detak jantungku,
Senada seirama dalam qalbu,
Hingga akhir waktu menjemputku,....

CTRLV




 recycle

Biarkan aku pergi..
Ketika hadirku tak lagi berarti..
Bunga cinta yang aku sangka melati..
Ternyata hanyalah belati yang perlahan mengiris hati..

Tak sanggup lagi aku bertahan..
Besarkan hati harapkan kebahagiaan..
Dikala cinta yang aku harapkan..
Terbujur kaku dalam kenistaan..

Aku lelah..
Tak sanggup lagi memberimu cahaya..
Seumpama aku sebuah lentera..
Binar cahyaku kini telah sirna..

Selamat tinggal pujaan..
Biarkanlah aku pergi..
Dan tak ingin mengusik ketenanganmu lagi..

Salam manis buat yang baca..

@galau 236
#repost from PGC




 Recycle

Lepas seraut wajah memelukku
Tadi, bayangnya pun
Masih selalu menghantui
Bermanja di peluk pangkuan malam
Dengan kembang senyum
sang rembulan

Dalam hati!
Aku ingin engkau dewi
Menemaniku hingga usainya mimpi
Dan melepasku
Kala langit merona lagi

Serpihan asaku melayang
Bersama engkau mengenang
Tentang senja tidur
Dalam peraduan biru

Oohhhhh...!
Andai malam tau isi hatiku
Pasti kan kupita benang kasih
Agar sempurna di lihatnya
Dalam pintal gema cinta

Yang selalu terukir namamu
Di setiap alunan syair dawai rindu...

#galau 236,,up to 7,2 Mbps
@repost from PGC